SAENGIL CHUKKAEYO CHAGI
Mine Cast :
KIM HYUN AE a.k.a Hyun Ae
HENRY LAU a.k.a Henry
Other Cast :
Park Hyeon Ra
Choi Siwon
Lee Eun Hee
Author : KIM HYUN
AE
Genre : romance
Rating : PG-15
length: OneShoot
Annyeong, ini FF OneShoot
pertama aku. Sebenernya aku juga tidak begitu ahli dalam membuat cerita fiksi
seperti ini. Mianhae, jeongmal mianhae kalo FF ini rada GAJE. Karena author
baru blajar bikin FF OneShoot. Dan juga ini author buat dalam rangka HUT suami
author a.k.a HENRY LAU. Ya udah deeh, gga usah dengerin curhatan author, ntar
nii FF gga kelar-kelar bacanya…
WARNING : Author
harap disini tidak ada silent reader… karena author butuh komen kalian untuk
perbaikan-perbaikan buat FF author yang lain... ^^
Happy reading..
^.<
-------qpqpqpqpq---------
Hyun Ae PoV
Sepertinya pagi
ini sangat cerah. Aku bersiap untuk pergi ke sekolah. Biasanya aku dijemput
oleh namjachinguku. Tapi kemaren kami bertengkar karena masalah yang aku buat
sendiri. Sebenarnya masalah itu sepele dan tidak harus dibesarkan. Tapi, aku
ada alas an tersendiri untuk masalah itu. Karena kami bertengkar aku
melarangnya untuk menjemputku.
Baiklah, karena
aku tidak dijemput oleh namjachinguku hari ini. Aku minta diantar oleh oppaku.
Oppaku adalah choi siwon.
Oya, aku akan
memperkenalkan diri. Annyeong yeorobun, naneun kim hyun ae imnida. aku sekolah
di . aku tinggal dikota seoul ini
bersama oppaku dan isitrinya. Oppaku adalah choi si won dan oppa baru saja
menikah dengan hyeon ra eonni.
Sedangkan Appa dan
eommaku tinggal di inggris. Mereka mengurus perusahaan keluargaku yang disana.
Sebenarnya mereka menyuruhku ikut. Tapi aku tidak ingin pisah dengan oppa dan
teman-temanku yang disini. Itulah alasanku kepada appa dan eomma. Tapi
sebenarnya ada yang lebih penting kenapa aku tidak ikut dengan mereka. Yaitu
namjachinguku a.k.a henry. Aku tidak ingin pisah dengannya. Walaupun kata
orang-orang “kan bisa LDR”. Aku tidak bisa melakukan hal itu.
“Grrrrrreek..”
sepertinya ada suara.
Yaah benar, itu
adalah suara cacing yang demo diperutku. Baiklah aku turun akan turun sekarang.
Aku sangat lapar.
*****
-=sarapan pagi=-
“oppa, bisakah kau
mengantar yeodongsaengmu ini kesekolah? Aku sedang ingin pergi dengan oppa dan
soo hyun eonni. Bisakan oppa??” tanyaku pada oppa.
“ne~ saeng, oppamu
itu tidak akan menolak pemintaanmu itu…” jawab hyeon ra eonni.
Setelah percakapan
itu, kami sibuk dengan santapan pagi buatan eonni. Eonni sangat tau seleraku.
Karena itu aku setuju oppa dengannya. Selain cantik, dia juga pintar memasak.
Aku jadi iri dengannya. T.T (author: terutama author. Reader: yak author, pergi
sana mengganggu saja. Atau mau kami lempar dengan segudang kucing??? Author :
ANDWAE…!!! *KABUUUUUR)
*****
Kami pun selesai
sarapan pagi. Aku, eonni dan oppa pun keluar dari rumah. Tapi….
-= diperkarangan=-
“annyeong siwon
hyung, annyeong hyeon ra noona. Yak hyun ae~ah, kajja kita berangkat” kata
namja yang ternyata namjachinguku yang sedari tadi menungguku.
“shireo, aku
berangkat dengan oppa. Pergi saja kau duluan. YAK.. kau lupa kejadian kemarin
haah?” ucapku pada padanya dengan tampang kesal.
“tapi hyun ae….
Ayo kita bicarakan baik-baik hal ini…” bujuknya padaku.
“shireo.. jeongmal
shireo henry-ssi.. ayo oppa eonni kita berangkat” ucapku lalu berlalu masuk
kedalam mobil oppa.
Hyeon ra eonni dan
oppa yang melihat kejadian itu hanya senyum-senyum saja.
-=di mobil=-
“hyun ae~ah, eonni
sudah curiga dari tadi, kenapa kau tumben ingin pergi dengan oppamu. Ternyata
ini alasannya…” kata hyeon ra eonni membuka pembicaraan.
“aniyo eonni, aku
tidak bertengkar dengannya. Aku hanya salah paham saja dengannya. Dan itu membuatku
kesal padanya…” Jawabku yang membuat eonni dan oppa tersenyum mendengarnya.
“eonni, oppa
kenapa kalian tersenyum? Apa ada yang salah dengan ucapanku?” tanyaku.
“aniyo, oppa baru
sadar ternyata sekarang adik oppa ini
sudah besar sekarang.” Jawab oppa sambil mengacak rambutku.
“tcch.. apa
menurut oppa aku selama ini anak kecil huuh?? Yak oppaaa.. jangan begini, jadi
kusut kan rambutku… iiissshhh..” ucapku sambil memperbaiki rambutku dan
lagi-lagi mereka tertawa dengan tingkahku.
Sekarang kami
sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Oppa sibuk mengemudi mobil, eonni sibuk
dengan laptop dan pekerjaan kantornya sedangkan aku sibuk dengan lamunanku
tentang kejadian kemarin sore di lotte world Yng mwmbuatku bertengkar
dengannya.
Hyun ae PoV end
*****
# Flashback on #
Hyun Ae PoV
‘kenapa dia
terlambat hari ini? Biasanya dia kalau terlambat pasti memberitahuku, tapi
untuk hari ini tidak’ batinku kesal sambil melihat jam tangan kesayanganku.
“BBBRRRRRRRMMMMMM….”
Ahirnya henry datang. (author : mian author gga tw gmna suara motor kalu
dituliskan. Kkekeke~ *bow)
“ chagi, mianhae
aku telat, aku tadi habis latihan band dengan teman-temanku untuk kompetisi
lusa. Jeongmal mianhae chagi~ah…” kata henry sambil memegang tanganku.
‘tunggu.. lusaa?
Bukankah lusa tanggal 11 Oktober???...... hhahahaha… XD’ batinku dan
memalingkan wajah karena tertawa.
“chagi? Kenapa kau
tidak menjawabnya? Apa kau tidak memaafkanku..? aku kan sudah memberi
alasannya….” Ucapnya.
“ mwo? Apa itu
bisa dijadikan alasan. Kau selalu saja ada beribu-ribu alasan dalam benakmu itu
kalau kau terlambat. Lalu, mengapa kau tidak menelpon atau kirim massage padaku. Kau berubah akhir-akhir ini henry-ah..
sudahlah. Kita tidak jadi jalan. Aku pulang. Annyeong” ucapku sambil berlalu
darinya.
Hyun ae PoV end
Henry PoV
‘sepertinya hyun
ae benar-benar marah padaku. Tapi, hari ini dia tidak seperti biasanya, kenapa
dia marah sampai segitunya? Aku ka nada alas an yang real untuk hal ini. Yak,
chagi~ah ayolah maafkan aku’ batinku dengan sad face.
Hyun ae pergi
meninggalkanku. Aku harus mengejarnya. Aku tidak biasa marahan dengannya
seperti ini.
“chagi~ah, jangan
begini. Aku tidak bisa lama-lama marahan denganmu. Ayolah hyun ae~ah. Aku tidak
menelponmu karena HPku lowbath. Ayolah chagi, maafkan aku…” ucapku sambil terus
mengejarnya dengan motorku.
“sekarang terserah
kau, aku tidak peduli lagi. Dan satu lagi JANGAN JEMPUT AKU LAGI BESOK. KARENA
AKU TIDAK MAU MELIHATMU UNTUK BEBERAPA HARI INI…” ucap hyun ae sambil menaiki bis
yang berhenti didepannya.
Aku tertegun
mendengar ucapannya. Akhirnya aku putuskan untuk pulang. Dan kami tidak jadi ke
lotte world hari ini.
Aku sampai
dirumah. Aku langsung masuk kekamar kesayanganku itu. Aku mengantuk dan
akhirnya aku tertidur.
Henry PoV end
#flashback OFF
Hyun ae
senyum-senyum sendiri mengingat aktingnya semalam. Dia tidak percaya kalau dia
bisa acting juga.
Tiba-tiba mobil
siwon berhenti di suatu tempat. Tempat itu adalah sekolahnya hyun ae. Dan hyun
ae tidak menyadari kalu dia sudah sampai disekolah.
“hyun ae~ah, kita
sudah sampai, turunlah…” ucap oppanya dan ternyata dia tidak mendengarnya
karena sibuk dengan lamunannya.
“HYUN AE~ah, ayo
turun kau sudah sampai…” ucap siwon sedikit berteriak pada adiknya itu.
“eo? Kita sudah
sampai oppa?? Baiklah aku turun..” ucap hyun ae.
Hyun ae pun turun
dari mobil siwon.
“oppa, gomawo
sudah mengantarku. Jashime oppa. Annyeonghi….” Ucap hyun ae sambil sedikit
melambaikan tangannya.
Hyun ae pun masuk
kedalam perkarangan sekolahnya. Tapi dia tiba-tiba berhenti saat melihat henry
berdiri didepan pintu kelasnya. Sepertinya henry sudah menunggunya dari tadi.
‘kenapa henry
tiba-tiba kekelasku? Apa dia mau bersilat lidah(?) lagi denganku? Baiklah, akan
aku layani. Ini juga untuk mengasah aktingku. Hhahaha.. XD’ batinhyun ae sambil
sedikit tersenyum.
“chagi, boleh kita
bicara sebentar?” Tanya henry pada hyun ae.
“mwo? Apalagi yang
mau kau jelaskan HENRY-SSI?? Aku tidak butuh penjelasanmu lagi. Sekarang
kembalilah kekelasmu..” ucap hyun ae dan masuk kekelasnya.
Tapi sebelum masuk
henry menahan hyun ae. Dia mengatakan beberapa hal pada hyun ae yang membuat
hyun ae tertegun mendengarnya.
“baiklah hyn ae~ah,
kalu memang itu yang kau mau, aku akan turuti. Tapi asal kau tau, aku akan
melakukan berbagai cara sampai kau memaafkanku hyun ae~ah. Aku tidak sanggup
begini lama-lama denganmu. Dan satu lagi. Jangan panggil aku dengan embel-embel
~ssi. Itu sangat tidak enak bagiku dan saranghae, jeongmal saranghae…” ucap
henry lalu melepaskan tangan hyun ae dan menuju kekelasnya.
Hyun ae yang
mendengar ucapan henry tadi jadi tidak konsen dalam pelajaran karena tidak
sepatutnya dia marah dengan henry karena hal sepele tersebut. Untungnya hari
ini pelajarannya tidak begitu berat.
*****
Akhirnya
pelajaranpun usai. Hyun ae mengemaskan bukunya. Dan berjalan keluar kelas
dengan gontai. eun hee yng melihat temannya itu langsung menghampiri hyun ae.
“yak, hyun ae~ah,
kenapa kau lesu sekali hari ini? Kau tidak seperti biasanya.. gwenchanayo??”
Tanya eun hee yang membuat hyun ae terkejut.
“eo? Gwenchana.
Eun hee~ah, aku sangat ingin makan es krim hari ini. Mawkah kau menemaniku??”
Tanya hyun ae pada temannya.
“mmmm… baiklah,
kajja.. aku juga ingin makan es krim gara cuaca hari ini…” ucap eun hee sambil
menarik tangan hyun ae.
-=di ICE CREAM
SHOP=-
Pesanan merekapun
datang. Dan mereka langsung menyantapnya.
“mm.. hyun ae~ah..
mashitta??” Tanya eun hee.
“eo.. jengmal
mashitta eun hee~ah…” ucap hyun ae dengan wajah berseri.
“yak hyun ae~ah,
kenapa kau lesu sekali tadi?” Tanya eun hee.
“aniyo, aku hanya
lagi lemas saja karena kepanasan. Kkekeke~~” jawab hyun ae.
Dan merekapun
sibuk dengan ice cream masing-masing.
Hyun ae PoV
‘ besok adalah
ulang tahun henry, apa yang harus aku lakukan yaah? Aku tidak ada ide untuk
member surprise padanya. Tapi, aku sebenarnya tidak bisa diam-diaman begini
dengan henry lama-lama. Chagi, bogoshippeo, jengmal bogoshippeo henry~ah.’
Batinku sambil terus memakan es krim strawberry kesukaanku ini.
Aku sibuk
memikirkan ide untuk beso, dan ternyata aku tidak sadar kalau es krim ku sudah
habis. Aku sebenarnya mau nambah, tapi aku lagi penghematan. Kkekekeke~
“eun hee~ah,
sepertinya es krimku habis…. Bagaimana kalau kita pulang?” ucapku pada eun hee
yang ternyata es krimnya juga sudah habis.
“mm.. ne, kajja
kita pulang…” ucap eun hee.
Diluar merekapun
berpisah karena rumah mereka tidak searah.
“annyeonghi eun
hee~ah… jashime” ucap hyun ae.
“ mm.. ne~… neo
do…” ucap eun hee sambil melambaikan tangannya.
Sedangkan ditempat
lain henry sedang dimarahi oleh teman-temannya karena tidak konsen latihan.
“YAK HENRY apa
yang kau pikirkan hhuuh? Sampai permainan kau kacau sekali henry~yaa. Kalau kau
mau ceritakan lah pada kami….” Ucap salah satu teman henry dan diikuti anggukan
dari yang lain.
“eo? Aniyo
chingudeul. Aku lagi kurang enak badan saja. Ayo kita teruskan, besok kita kan
sudah harus tampil…” ucap henry yang diikuti anggukan dari teman-temannya.
‘aku harus kerumah
hyun ae malam ini… aku harus menyelesaikan semuanya… karena aku tidak mau
seperti ini lagi…’ batin henry.
Lalu mereka
memulai permainan mereka.
Hyun ae PoV
Aku sampai
dirumah, dan aku tidak menemukan seorangpun. Tiba-tiba ponselku bergetar….
“DRRRT…DRRRRRT….”
From : siwon oppa
Hyun ae~ah,
mianhae, oppa dan eonni tidak bisa pulang hari ini. Karena oppa ditugaskan
keluar kota. Mungkin oppa besok pagi sampai lagi di rumah. Jaga dirimu. Kunci
pintu dan jangan lupa berdo’a sebelum tidur. Arrasoh???
‘Haah, oppa memang
kuat sekali dalam beragama dalam mengirim pesan tidak pulang saja banyak sekali
ceramahnya. Cckckckc…
Jakkaman… tadi apa
kata oppa…? Dia tidak pulang hari ini??? Sepertinya aku punya rencana…..’
batinku sambil jingkrak-jingkrak menuju kamar.
*****
Hari sudah malam,
dan sebentar lagi tengah malam dan itu berarti ulang tahun henry. Haah aku
harus mengirim sesuatu padanya.
To : my world
YAK HENRY. KALU
KAU MAU AKU MAAFKAN, KAU HARUS DATANG MALAM INI TEPAT PUKUL 00.00 KST. JANGAN
TERLALU CEPAT, DAN JANGAN TERLALU LAMBAT. ARRASOH? KALAU KAU TERLAMBAT, JANGAN
SALAHKAN AKU APA YANG TERJADI BESOK….
Send massage………
Drrrttt…drrrttt…
From :my world
Ne chagi~ah, aku
akan datang tepat waktu. SARANGHAE CHAGI JEONGMAL SARANGHAE.. :*
Pipiku memerah
melihat pesan dari henry tadi. Huaaaaa henry kau membuatku semakin rindu
padamu. Aku melihat jarum jam dikamarku. Sekarang menunjukkan pukul 19.00 KST.
Sepertinya aku masih sempat memesan kue ulang tahun ditempat langgananku
untuknya. Aku akan memesan lewat telpon saja.
“yeoboseyo
ahjumma.. aku pesan kue ulang tahun satu yang bagus. Dan jangan lupa beri
tulisan saengil chukkaeyo chagi… saranghae chagi~ah.. Nanti uangnya aku kasih.
Oya, kira-kira jam berapa sampainya yaa ahjumma??” kataku.
“ne yeoboseyo hyun
ae~ah mungkin 1 jam lagi kuenya sampai. Kami akan membuatkan yang paling bagus
untukmu…”
ucap bibi itu padaku.
“gomawo ahjumma,
oya, jangan bilang pada siwon oppa yaah…” ucapku.
“ne~ hyun ae~ah..
siap laksanakan.. kkekekeke~” kata ahjumma sambil tertawa dibalik telpon.
“annyeonghi
ahjumma.. senang bisa bekerjasama dengan ahjumma… kkekekeke~ ucapku lalu
menutup telpon.
*****
-=pukul 21.00
KST=-
Aku sudah
bersiap-siap dengan gaun berwarna pink kesayanganku. Rambutku yang panjang ini
tidak aku ikat. Karena menurut henry aku lebih cantik kalu digerai.
“TING TONG… TING
TONG…” sepertinya itu suara bel.
‘apa itu henry?
Aku kan sudah bilang kalau tidak boleh terlalu cepat..’ batinkuku sambil terus
menuruni anak tangga.
Akupun membuka
pintu “ckkleek..”
“YAK sudah ku
bilang……………..” aku tiba-tiba berhenti karena ternyata itu adalah pengantar kue
yang aku pesan tadi.
“hhuaa,
jeonsonghamnida ahjussi.. aku kira siapa tadi.. oya ini uangnya ahjussi..
sekali lagi jensonghamnida…” ucapku setelah menerima kue dan sambil menunduk
90’.
“ne hyun ae~ah,
gwenchana… baiklah ahjussi pamit dulu karena masih ada yang harus diantar..
annyeonghi..” ucap ahjussi itu sambil berlalu dari hadapanku.
“ JASHIME
AHJUSSI…” teriakku sambil melambaikan tanganku.
Akhirnya cakenya
datang juga. Akupun melihatnya sekilas.
‘hhuaaa.. cantik
sekali, gomawo ahjumma….’ Batinku sambil tersenyum.
-=pukul 00.00=-
Aku sudah
mematikan semua lampu, rumahku gelap. Walaupun sedikit takut aku memberanikan
diri.
‘ tunggu…
sepertinya itu suara motor henry…..’
batin ku.
Hyun ae PoV end
Sedangkan ditempat
lain…
Henry PoV
Aku sedang
bersiap-siap. Aku memakai pakaian casual saja. Aku melihat jam yang ada
dikamarku. Sepertinya sudah jam 23.00 KST. Aku berangkat saja. Takut terlambat.
Tapi, karena ingin meminta maaf aku ingin berencana memberikan hyun ae bunga
mawar berwarna merah jambu sesuai warna kesukaannya.
Sepertinya eomma
dan appa sudah tidur. Baiklah eomma appa aku berangkat dulu. Do’akan anakmu ini
dalam mimpi (?). kkekekeke~~
Akupun menaiki
motor kesayanganku.
“BRRRRRRRRMMM….”
Motorkupun melaju.
Aku berhenti di
toko blossom shop. Toko ini buka 24 jam.
Jadi aku suka berlangganan disini.
Akupun membeli
bunga mawar daengan warna kesukaan hyun ae itu. Aku lihat sekarang pukul 23.30
KST. Jadi aku putuskan langsung kerumah hyun ae.
*****
-=pukul 00.00
KST=-
Tepat pukul 00.00
KST aku sampai dirumah hyun ae.
Jakkaman, kenapa
rumahnya gelap sekali. Aku memutuskan melihat jendela atas, tepatnya jendela
kamar hyun ae. Sepertinya dia belum tidur. Aku memutuskan memencet bel.
“TIING.. TOONG…
TIING.. TOONG..” sepertinya tidak ada jawaban.
Sekarang aku
memengang gagang pintu. Aku coba memutarnya.
“ckleeek…”
‘mwo? Pintu hyun
ae tidak dikuncinya..’ batinku.
Karena penasaran
aku memutuskan untuk masuk dan…………………………….
Henry PoV end
Ketika henry masuk
tiba-tiba ada seseorang yang berjalan kearahnya dengan cake yang ada lilin
disekelilingnya. Dia adalah hyun ae. Diapun menyanyikan lagu saengil chukka
untuk namjachingunya itu.
“SAENGIL
CHUKKAEHAMNIDA… SAENGIL CHUKKAEHAMNIDA…. SARANGHAEYO URI HENRY.. SAENGIL
CHUKKAEHAMNIDA…..” ucap hyun ae.
Henry yang
mendengarnya terkejut dan menghampiri hyun ae.
“chagi.. gomawo
semua surprisenya. Ini adalah hari yang paling bahagia bagiku. Semua orang
didunia pasti iri denganku karena mempunyai yeojachingu sepertimu, mianhae hyun
ae~ah atas kesalahanku kemarin. Aku tidak bermaksud tidak memberi kabar padamu,
tapi ponselku lagi tidak bersahabat denganku. Jeongmal mianhae hyun ae~ah….”
ucap henry sambil berlutut dan member bunga pada hyun ae.
“ne chagi
cheonmaneyo. Dan tentang masalah itu gwenchana. Aku tau itu tidak perlu
dipermasalahkan. Dan sebenarnya itu adalah salah satu rencanaku untuk
mengerjaimu chagi….” Ucap hyun ae yang membuat henry terkejut.
“mwo? Jinja hyun
ae~ah… Yak, ternyata pacarku ini pandai sekali dalam berakting.. hhahahaha…”
ucap henry sambil sedikit menggelitik hyun ae.
“hhahahaa.. henry
sudah hentikan, aku geli….” Ucap hyun ae.
Dan……………….
“HWAAAA….” Teriak
hyun ae yang tiba-tiba terpeleset dan henry langsung menyambutnya.
Sekarang jarak
mereka sangat dekat kalau diukur kira-kira 4cm. Henry tiba-tiba mendekatkan
wajahnya pada hyun ae. Dan………
“ saranghaeyo…
jeongmal saranghae chagi….” Ucap henry
“nado saranghae
chagi” balas hyun ae.
CHU~
END
