Senin, 03 Desember 2012


SAENGIL CHUKKAEYO CHAGI


Mine Cast :
KIM HYUN AE a.k.a Hyun Ae
HENRY LAU a.k.a Henry

Other Cast :
Park Hyeon Ra
Choi Siwon
Lee Eun Hee

Author : KIM HYUN AE

Genre : romance

Rating : PG-15

length: OneShoot

Annyeong, ini FF OneShoot pertama aku. Sebenernya aku juga tidak begitu ahli dalam membuat cerita fiksi seperti ini. Mianhae, jeongmal mianhae kalo FF ini rada GAJE. Karena author baru blajar bikin FF OneShoot. Dan juga ini author buat dalam rangka HUT suami author a.k.a HENRY LAU. Ya udah deeh, gga usah dengerin curhatan author, ntar nii FF gga kelar-kelar bacanya…

WARNING : Author harap disini tidak ada silent reader… karena author butuh komen kalian untuk perbaikan-perbaikan buat FF author yang lain... ^^

Happy reading.. ^.<

-------qpqpqpqpq---------

Hyun Ae PoV

Sepertinya pagi ini sangat cerah. Aku bersiap untuk pergi ke sekolah. Biasanya aku dijemput oleh namjachinguku. Tapi kemaren kami bertengkar karena masalah yang aku buat sendiri. Sebenarnya masalah itu sepele dan tidak harus dibesarkan. Tapi, aku ada alas an tersendiri untuk masalah itu. Karena kami bertengkar aku melarangnya untuk menjemputku.

Baiklah, karena aku tidak dijemput oleh namjachinguku hari ini. Aku minta diantar oleh oppaku. Oppaku adalah choi siwon.

Oya, aku akan memperkenalkan diri. Annyeong yeorobun, naneun kim hyun ae imnida. aku sekolah di        . aku tinggal dikota seoul ini bersama oppaku dan isitrinya. Oppaku adalah choi si won dan oppa baru saja menikah dengan hyeon ra eonni.

Sedangkan Appa dan eommaku tinggal di inggris. Mereka mengurus perusahaan keluargaku yang disana. Sebenarnya mereka menyuruhku ikut. Tapi aku tidak ingin pisah dengan oppa dan teman-temanku yang disini. Itulah alasanku kepada appa dan eomma. Tapi sebenarnya ada yang lebih penting kenapa aku tidak ikut dengan mereka. Yaitu namjachinguku a.k.a henry. Aku tidak ingin pisah dengannya. Walaupun kata orang-orang “kan bisa LDR”. Aku tidak bisa melakukan hal itu.

“Grrrrrreek..” sepertinya ada suara.

Yaah benar, itu adalah suara cacing yang demo diperutku. Baiklah aku turun akan turun sekarang. Aku sangat lapar.

*****

-=sarapan pagi=-

“oppa, bisakah kau mengantar yeodongsaengmu ini kesekolah? Aku sedang ingin pergi dengan oppa dan soo hyun eonni. Bisakan oppa??” tanyaku pada oppa.

“ne~ saeng, oppamu itu tidak akan menolak pemintaanmu itu…” jawab hyeon ra eonni.

Setelah percakapan itu, kami sibuk dengan santapan pagi buatan eonni. Eonni sangat tau seleraku. Karena itu aku setuju oppa dengannya. Selain cantik, dia juga pintar memasak. Aku jadi iri dengannya. T.T (author: terutama author. Reader: yak author, pergi sana mengganggu saja. Atau mau kami lempar dengan segudang kucing??? Author : ANDWAE…!!! *KABUUUUUR)


*****

Kami pun selesai sarapan pagi. Aku, eonni dan oppa pun keluar dari rumah. Tapi….

-= diperkarangan=-

“annyeong siwon hyung, annyeong hyeon ra noona. Yak hyun ae~ah, kajja kita berangkat” kata namja yang ternyata namjachinguku yang sedari tadi menungguku.

“shireo, aku berangkat dengan oppa. Pergi saja kau duluan. YAK.. kau lupa kejadian kemarin haah?” ucapku pada padanya dengan tampang kesal.

“tapi hyun ae…. Ayo kita bicarakan baik-baik hal ini…” bujuknya padaku.

“shireo.. jeongmal shireo henry-ssi.. ayo oppa eonni kita berangkat” ucapku lalu berlalu masuk kedalam mobil oppa.

Hyeon ra eonni dan oppa yang melihat kejadian itu hanya senyum-senyum saja.

-=di mobil=-

“hyun ae~ah, eonni sudah curiga dari tadi, kenapa kau tumben ingin pergi dengan oppamu. Ternyata ini alasannya…” kata hyeon ra eonni membuka pembicaraan.

“aniyo eonni, aku tidak bertengkar dengannya. Aku hanya salah paham saja dengannya. Dan itu membuatku kesal padanya…” Jawabku yang membuat eonni dan oppa tersenyum mendengarnya.

“eonni, oppa kenapa kalian tersenyum? Apa ada yang salah dengan ucapanku?” tanyaku.

“aniyo, oppa baru sadar ternyata sekarang  adik oppa ini sudah besar sekarang.” Jawab oppa sambil mengacak rambutku.

“tcch.. apa menurut oppa aku selama ini anak kecil huuh?? Yak oppaaa.. jangan begini, jadi kusut kan rambutku… iiissshhh..” ucapku sambil memperbaiki rambutku dan lagi-lagi mereka tertawa dengan tingkahku.

Sekarang kami sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Oppa sibuk mengemudi mobil, eonni sibuk dengan laptop dan pekerjaan kantornya sedangkan aku sibuk dengan lamunanku tentang kejadian kemarin sore di lotte world Yng mwmbuatku bertengkar dengannya.

Hyun ae PoV end

*****


# Flashback on #

Hyun Ae PoV

‘kenapa dia terlambat hari ini? Biasanya dia kalau terlambat pasti memberitahuku, tapi untuk hari ini tidak’ batinku kesal sambil melihat jam tangan kesayanganku.

“BBBRRRRRRRMMMMMM….” Ahirnya henry datang. (author : mian author gga tw gmna suara motor kalu dituliskan. Kkekeke~ *bow)

“ chagi, mianhae aku telat, aku tadi habis latihan band dengan teman-temanku untuk kompetisi lusa. Jeongmal mianhae chagi~ah…” kata henry sambil memegang tanganku.

‘tunggu.. lusaa? Bukankah lusa tanggal 11 Oktober???...... hhahahaha… XD’ batinku dan memalingkan wajah karena tertawa.

“chagi? Kenapa kau tidak menjawabnya? Apa kau tidak memaafkanku..? aku kan sudah memberi alasannya….” Ucapnya.

“ mwo? Apa itu bisa dijadikan alasan. Kau selalu saja ada beribu-ribu alasan dalam benakmu itu kalau kau terlambat. Lalu, mengapa kau tidak menelpon atau kirim massage  padaku. Kau berubah akhir-akhir ini henry-ah.. sudahlah. Kita tidak jadi jalan. Aku pulang. Annyeong” ucapku sambil berlalu darinya.

Hyun ae PoV end

Henry PoV

‘sepertinya hyun ae benar-benar marah padaku. Tapi, hari ini dia tidak seperti biasanya, kenapa dia marah sampai segitunya? Aku ka nada alas an yang real untuk hal ini. Yak, chagi~ah ayolah maafkan aku’ batinku dengan sad face.

Hyun ae pergi meninggalkanku. Aku harus mengejarnya. Aku tidak biasa marahan dengannya seperti ini.

“chagi~ah, jangan begini. Aku tidak bisa lama-lama marahan denganmu. Ayolah hyun ae~ah. Aku tidak menelponmu karena HPku lowbath. Ayolah chagi, maafkan aku…” ucapku sambil terus mengejarnya dengan motorku.

“sekarang terserah kau, aku tidak peduli lagi. Dan satu lagi JANGAN JEMPUT AKU LAGI BESOK. KARENA AKU TIDAK MAU MELIHATMU UNTUK BEBERAPA HARI INI…” ucap hyun ae sambil menaiki bis yang berhenti didepannya.

Aku tertegun mendengar ucapannya. Akhirnya aku putuskan untuk pulang. Dan kami tidak jadi ke lotte world hari ini.

Aku sampai dirumah. Aku langsung masuk kekamar kesayanganku itu. Aku mengantuk dan akhirnya aku tertidur.

Henry PoV end

#flashback OFF

Hyun ae senyum-senyum sendiri mengingat aktingnya semalam. Dia tidak percaya kalau dia bisa acting juga.

Tiba-tiba mobil siwon berhenti di suatu tempat. Tempat itu adalah sekolahnya hyun ae. Dan hyun ae tidak menyadari kalu dia sudah sampai disekolah.

“hyun ae~ah, kita sudah sampai, turunlah…” ucap oppanya dan ternyata dia tidak mendengarnya karena sibuk dengan lamunannya.

“HYUN AE~ah, ayo turun kau sudah sampai…” ucap siwon sedikit berteriak pada adiknya itu.

“eo? Kita sudah sampai oppa?? Baiklah aku turun..” ucap hyun ae.

Hyun ae pun turun dari mobil siwon.

“oppa, gomawo sudah mengantarku. Jashime oppa. Annyeonghi….” Ucap hyun ae sambil sedikit melambaikan tangannya.

Hyun ae pun masuk kedalam perkarangan sekolahnya. Tapi dia tiba-tiba berhenti saat melihat henry berdiri didepan pintu kelasnya. Sepertinya henry sudah menunggunya dari tadi.

‘kenapa henry tiba-tiba kekelasku? Apa dia mau bersilat lidah(?) lagi denganku? Baiklah, akan aku layani. Ini juga untuk mengasah aktingku. Hhahaha.. XD’ batinhyun ae sambil sedikit tersenyum.

“chagi, boleh kita bicara sebentar?” Tanya henry pada hyun ae.

“mwo? Apalagi yang mau kau jelaskan HENRY-SSI?? Aku tidak butuh penjelasanmu lagi. Sekarang kembalilah kekelasmu..” ucap hyun ae dan masuk kekelasnya.

Tapi sebelum masuk henry menahan hyun ae. Dia mengatakan beberapa hal pada hyun ae yang membuat hyun ae tertegun mendengarnya.

“baiklah hyn ae~ah, kalu memang itu yang kau mau, aku akan turuti. Tapi asal kau tau, aku akan melakukan berbagai cara sampai kau memaafkanku hyun ae~ah. Aku tidak sanggup begini lama-lama denganmu. Dan satu lagi. Jangan panggil aku dengan embel-embel ~ssi. Itu sangat tidak enak bagiku dan saranghae, jeongmal saranghae…” ucap henry lalu melepaskan tangan hyun ae dan menuju kekelasnya.

Hyun ae yang mendengar ucapan henry tadi jadi tidak konsen dalam pelajaran karena tidak sepatutnya dia marah dengan henry karena hal sepele tersebut. Untungnya hari ini pelajarannya tidak begitu berat.

*****

Akhirnya pelajaranpun usai. Hyun ae mengemaskan bukunya. Dan berjalan keluar kelas dengan gontai. eun hee yng melihat temannya itu langsung menghampiri  hyun ae.

“yak, hyun ae~ah, kenapa kau lesu sekali hari ini? Kau tidak seperti biasanya.. gwenchanayo??” Tanya eun hee yang membuat hyun ae terkejut.

“eo? Gwenchana. Eun hee~ah, aku sangat ingin makan es krim hari ini. Mawkah kau menemaniku??” Tanya hyun ae pada temannya.

“mmmm… baiklah, kajja.. aku juga ingin makan es krim gara cuaca hari ini…” ucap eun hee sambil menarik tangan hyun ae.

-=di ICE CREAM SHOP=-

Pesanan merekapun datang. Dan mereka langsung menyantapnya.

“mm.. hyun ae~ah.. mashitta??” Tanya eun hee.

“eo.. jengmal mashitta eun hee~ah…” ucap hyun ae dengan wajah berseri.

“yak hyun ae~ah, kenapa kau lesu sekali tadi?” Tanya eun hee.

“aniyo, aku hanya lagi lemas saja karena kepanasan. Kkekeke~~” jawab hyun ae.

Dan merekapun sibuk dengan ice cream masing-masing.

Hyun ae PoV

‘ besok adalah ulang tahun henry, apa yang harus aku lakukan yaah? Aku tidak ada ide untuk member surprise padanya. Tapi, aku sebenarnya tidak bisa diam-diaman begini dengan henry lama-lama. Chagi, bogoshippeo, jengmal bogoshippeo henry~ah.’ Batinku sambil terus memakan es krim strawberry kesukaanku ini.

Aku sibuk memikirkan ide untuk beso, dan ternyata aku tidak sadar kalau es krim ku sudah habis. Aku sebenarnya mau nambah, tapi aku lagi penghematan. Kkekekeke~

“eun hee~ah, sepertinya es krimku habis…. Bagaimana kalau kita pulang?” ucapku pada eun hee yang ternyata es krimnya juga sudah habis.

“mm.. ne, kajja kita pulang…” ucap eun hee.

Diluar merekapun berpisah karena rumah mereka tidak searah.

“annyeonghi eun hee~ah… jashime” ucap hyun ae.

“ mm.. ne~… neo do…” ucap eun hee sambil melambaikan tangannya.

Sedangkan ditempat lain henry sedang dimarahi oleh teman-temannya karena tidak konsen latihan.

“YAK HENRY apa yang kau pikirkan hhuuh? Sampai permainan kau kacau sekali henry~yaa. Kalau kau mau ceritakan lah pada kami….” Ucap salah satu teman henry dan diikuti anggukan dari yang lain.

“eo? Aniyo chingudeul. Aku lagi kurang enak badan saja. Ayo kita teruskan, besok kita kan sudah harus tampil…” ucap henry yang diikuti anggukan dari teman-temannya.

‘aku harus kerumah hyun ae malam ini… aku harus menyelesaikan semuanya… karena aku tidak mau seperti ini lagi…’ batin henry.

Lalu mereka memulai permainan mereka.

Hyun ae PoV

Aku sampai dirumah, dan aku tidak menemukan seorangpun. Tiba-tiba ponselku bergetar….

“DRRRT…DRRRRRT….”

From : siwon oppa

Hyun ae~ah, mianhae, oppa dan eonni tidak bisa pulang hari ini. Karena oppa ditugaskan keluar kota. Mungkin oppa besok pagi sampai lagi di rumah. Jaga dirimu. Kunci pintu dan jangan lupa berdo’a sebelum tidur. Arrasoh???

‘Haah, oppa memang kuat sekali dalam beragama dalam mengirim pesan tidak pulang saja banyak sekali ceramahnya. Cckckckc…
Jakkaman… tadi apa kata oppa…? Dia tidak pulang hari ini??? Sepertinya aku punya rencana…..’ batinku sambil jingkrak-jingkrak menuju kamar.


*****

Hari sudah malam, dan sebentar lagi tengah malam dan itu berarti ulang tahun henry. Haah aku harus mengirim sesuatu padanya.


To : my world

YAK HENRY. KALU KAU MAU AKU MAAFKAN, KAU HARUS DATANG MALAM INI TEPAT PUKUL 00.00 KST. JANGAN TERLALU CEPAT, DAN JANGAN TERLALU LAMBAT. ARRASOH? KALAU KAU TERLAMBAT, JANGAN SALAHKAN AKU APA YANG TERJADI BESOK….

Send massage………

Drrrttt…drrrttt…

From :my world

Ne chagi~ah, aku akan datang tepat waktu. SARANGHAE CHAGI JEONGMAL SARANGHAE.. :*

Pipiku memerah melihat pesan dari henry tadi. Huaaaaa henry kau membuatku semakin rindu padamu. Aku melihat jarum jam dikamarku. Sekarang menunjukkan pukul 19.00 KST. Sepertinya aku masih sempat memesan kue ulang tahun ditempat langgananku untuknya. Aku akan memesan lewat telpon saja.

“yeoboseyo ahjumma.. aku pesan kue ulang tahun satu yang bagus. Dan jangan lupa beri tulisan saengil chukkaeyo chagi… saranghae chagi~ah.. Nanti uangnya aku kasih. Oya, kira-kira jam berapa sampainya yaa ahjumma??” kataku.

“ne yeoboseyo hyun ae~ah mungkin 1 jam lagi kuenya sampai. Kami akan membuatkan yang paling bagus untukmu…” ucap bibi itu padaku.

“gomawo ahjumma, oya, jangan bilang pada siwon oppa yaah…” ucapku.

“ne~ hyun ae~ah.. siap laksanakan.. kkekekeke~” kata ahjumma sambil tertawa dibalik telpon.

“annyeonghi ahjumma.. senang bisa bekerjasama dengan ahjumma… kkekekeke~ ucapku lalu menutup telpon.

*****
-=pukul 21.00 KST=-
Aku sudah bersiap-siap dengan gaun berwarna pink kesayanganku. Rambutku yang panjang ini tidak aku ikat. Karena menurut henry aku lebih cantik kalu digerai.

“TING TONG… TING TONG…” sepertinya itu suara bel.

‘apa itu henry? Aku kan sudah bilang kalau tidak boleh terlalu cepat..’ batinkuku sambil terus menuruni anak tangga.

Akupun membuka pintu “ckkleek..”

“YAK sudah ku bilang……………..” aku tiba-tiba berhenti karena ternyata itu adalah pengantar kue yang aku pesan tadi.

“hhuaa, jeonsonghamnida ahjussi.. aku kira siapa tadi.. oya ini uangnya ahjussi.. sekali lagi jensonghamnida…” ucapku setelah menerima kue dan sambil menunduk 90’.

“ne hyun ae~ah, gwenchana… baiklah ahjussi pamit dulu karena masih ada yang harus diantar.. annyeonghi..” ucap ahjussi itu sambil berlalu dari hadapanku.

“ JASHIME AHJUSSI…” teriakku sambil melambaikan tanganku.

Akhirnya cakenya datang juga. Akupun melihatnya sekilas.

‘hhuaaa.. cantik sekali, gomawo ahjumma….’ Batinku sambil tersenyum.

-=pukul 00.00=-

Aku sudah mematikan semua lampu, rumahku gelap. Walaupun sedikit takut aku memberanikan diri.

‘ tunggu… sepertinya  itu suara motor henry…..’ batin ku.

Hyun ae PoV end

Sedangkan ditempat lain…

Henry PoV

Aku sedang bersiap-siap. Aku memakai pakaian casual saja. Aku melihat jam yang ada dikamarku. Sepertinya sudah jam 23.00 KST. Aku berangkat saja. Takut terlambat. Tapi, karena ingin meminta maaf aku ingin berencana memberikan hyun ae bunga mawar berwarna merah jambu sesuai warna kesukaannya.

Sepertinya eomma dan appa sudah tidur. Baiklah eomma appa aku berangkat dulu. Do’akan anakmu ini dalam mimpi (?). kkekekeke~~

Akupun menaiki motor kesayanganku.

“BRRRRRRRRMMM….” Motorkupun melaju.

Aku berhenti di toko blossom shop. Toko ini buka 24 jam. Jadi aku suka berlangganan disini.

Akupun membeli bunga mawar daengan warna kesukaan hyun ae itu. Aku lihat sekarang pukul 23.30 KST. Jadi aku putuskan langsung kerumah hyun ae.

*****
-=pukul 00.00 KST=-

Tepat pukul 00.00 KST aku sampai dirumah hyun ae.

Jakkaman, kenapa rumahnya gelap sekali. Aku memutuskan melihat jendela atas, tepatnya jendela kamar hyun ae. Sepertinya dia belum tidur. Aku memutuskan memencet bel.

“TIING.. TOONG… TIING.. TOONG..” sepertinya tidak ada jawaban.

Sekarang aku memengang gagang pintu. Aku coba memutarnya.

“ckleeek…”

‘mwo? Pintu hyun ae tidak dikuncinya..’ batinku.

Karena penasaran aku memutuskan untuk masuk dan…………………………….

Henry PoV end

Ketika henry masuk tiba-tiba ada seseorang yang berjalan kearahnya dengan cake yang ada lilin disekelilingnya. Dia adalah hyun ae. Diapun menyanyikan lagu saengil chukka untuk namjachingunya itu.

“SAENGIL CHUKKAEHAMNIDA… SAENGIL CHUKKAEHAMNIDA…. SARANGHAEYO URI HENRY.. SAENGIL CHUKKAEHAMNIDA…..” ucap hyun ae.

Henry yang mendengarnya terkejut dan menghampiri hyun ae.

“chagi.. gomawo semua surprisenya. Ini adalah hari yang paling bahagia bagiku. Semua orang didunia pasti iri denganku karena mempunyai yeojachingu sepertimu, mianhae hyun ae~ah atas kesalahanku kemarin. Aku tidak bermaksud tidak memberi kabar padamu, tapi ponselku lagi tidak bersahabat denganku. Jeongmal mianhae hyun ae~ah….” ucap henry sambil berlutut dan member bunga pada hyun ae.

“ne chagi cheonmaneyo. Dan tentang masalah itu gwenchana. Aku tau itu tidak perlu dipermasalahkan. Dan sebenarnya itu adalah salah satu rencanaku untuk mengerjaimu chagi….” Ucap hyun ae yang membuat henry terkejut.

“mwo? Jinja hyun ae~ah… Yak, ternyata pacarku ini pandai sekali dalam berakting.. hhahahaha…” ucap henry sambil sedikit menggelitik hyun ae.

“hhahahaa.. henry sudah hentikan, aku geli….” Ucap hyun ae.

Dan……………….

“HWAAAA….” Teriak hyun ae yang tiba-tiba terpeleset dan henry langsung menyambutnya.

Sekarang jarak mereka sangat dekat kalau diukur kira-kira 4cm. Henry tiba-tiba mendekatkan wajahnya pada hyun ae. Dan………

“ saranghaeyo… jeongmal saranghae chagi….” Ucap henry

“nado saranghae chagi” balas hyun ae.

CHU~

END



SAENGIL CHUKKAEYO CHAGI


Mine Cast :
KIM HYUN AE a.k.a Hyun Ae
HENRY LAU a.k.a Henry

Other Cast :
Park Hyeon Ra
Choi Siwon
Lee Eun Hee

Author : KIM HYUN AE

Genre : romance

Rating : PG-15

length: OneShoot

Annyeong, ini FF OneShoot pertama aku. Sebenernya aku juga tidak begitu ahli dalam membuat cerita fiksi seperti ini. Mianhae, jeongmal mianhae kalo FF ini rada GAJE. Karena author baru blajar bikin FF OneShoot. Dan juga ini author buat dalam rangka HUT suami author a.k.a HENRY LAU. Ya udah deeh, gga usah dengerin curhatan author, ntar nii FF gga kelar-kelar bacanya…

WARNING : Author harap disini tidak ada silent reader… karena author butuh komen kalian untuk perbaikan-perbaikan buat FF author yang lain... ^^

Happy reading.. ^.<

-------qpqpqpqpq---------

Hyun Ae PoV

Sepertinya pagi ini sangat cerah. Aku bersiap untuk pergi ke sekolah. Biasanya aku dijemput oleh namjachinguku. Tapi kemaren kami bertengkar karena masalah yang aku buat sendiri. Sebenarnya masalah itu sepele dan tidak harus dibesarkan. Tapi, aku ada alas an tersendiri untuk masalah itu. Karena kami bertengkar aku melarangnya untuk menjemputku.

Baiklah, karena aku tidak dijemput oleh namjachinguku hari ini. Aku minta diantar oleh oppaku. Oppaku adalah choi siwon.

Oya, aku akan memperkenalkan diri. Annyeong yeorobun, naneun kim hyun ae imnida. aku sekolah di        . aku tinggal dikota seoul ini bersama oppaku dan isitrinya. Oppaku adalah choi si won dan oppa baru saja menikah dengan hyeon ra eonni.

Sedangkan Appa dan eommaku tinggal di inggris. Mereka mengurus perusahaan keluargaku yang disana. Sebenarnya mereka menyuruhku ikut. Tapi aku tidak ingin pisah dengan oppa dan teman-temanku yang disini. Itulah alasanku kepada appa dan eomma. Tapi sebenarnya ada yang lebih penting kenapa aku tidak ikut dengan mereka. Yaitu namjachinguku a.k.a henry. Aku tidak ingin pisah dengannya. Walaupun kata orang-orang “kan bisa LDR”. Aku tidak bisa melakukan hal itu.

“Grrrrrreek..” sepertinya ada suara.

Yaah benar, itu adalah suara cacing yang demo diperutku. Baiklah aku turun akan turun sekarang. Aku sangat lapar.

*****

-=sarapan pagi=-

“oppa, bisakah kau mengantar yeodongsaengmu ini kesekolah? Aku sedang ingin pergi dengan oppa dan soo hyun eonni. Bisakan oppa??” tanyaku pada oppa.

“ne~ saeng, oppamu itu tidak akan menolak pemintaanmu itu…” jawab hyeon ra eonni.

Setelah percakapan itu, kami sibuk dengan santapan pagi buatan eonni. Eonni sangat tau seleraku. Karena itu aku setuju oppa dengannya. Selain cantik, dia juga pintar memasak. Aku jadi iri dengannya. T.T (author: terutama author. Reader: yak author, pergi sana mengganggu saja. Atau mau kami lempar dengan segudang kucing??? Author : ANDWAE…!!! *KABUUUUUR)


*****

Kami pun selesai sarapan pagi. Aku, eonni dan oppa pun keluar dari rumah. Tapi….

-= diperkarangan=-

“annyeong siwon hyung, annyeong hyeon ra noona. Yak hyun ae~ah, kajja kita berangkat” kata namja yang ternyata namjachinguku yang sedari tadi menungguku.

“shireo, aku berangkat dengan oppa. Pergi saja kau duluan. YAK.. kau lupa kejadian kemarin haah?” ucapku pada padanya dengan tampang kesal.

“tapi hyun ae…. Ayo kita bicarakan baik-baik hal ini…” bujuknya padaku.

“shireo.. jeongmal shireo henry-ssi.. ayo oppa eonni kita berangkat” ucapku lalu berlalu masuk kedalam mobil oppa.

Hyeon ra eonni dan oppa yang melihat kejadian itu hanya senyum-senyum saja.

-=di mobil=-

“hyun ae~ah, eonni sudah curiga dari tadi, kenapa kau tumben ingin pergi dengan oppamu. Ternyata ini alasannya…” kata hyeon ra eonni membuka pembicaraan.

“aniyo eonni, aku tidak bertengkar dengannya. Aku hanya salah paham saja dengannya. Dan itu membuatku kesal padanya…” Jawabku yang membuat eonni dan oppa tersenyum mendengarnya.

“eonni, oppa kenapa kalian tersenyum? Apa ada yang salah dengan ucapanku?” tanyaku.

“aniyo, oppa baru sadar ternyata sekarang  adik oppa ini sudah besar sekarang.” Jawab oppa sambil mengacak rambutku.

“tcch.. apa menurut oppa aku selama ini anak kecil huuh?? Yak oppaaa.. jangan begini, jadi kusut kan rambutku… iiissshhh..” ucapku sambil memperbaiki rambutku dan lagi-lagi mereka tertawa dengan tingkahku.

Sekarang kami sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Oppa sibuk mengemudi mobil, eonni sibuk dengan laptop dan pekerjaan kantornya sedangkan aku sibuk dengan lamunanku tentang kejadian kemarin sore di lotte world Yng mwmbuatku bertengkar dengannya.

Hyun ae PoV end

*****


# Flashback on #

Hyun Ae PoV

‘kenapa dia terlambat hari ini? Biasanya dia kalau terlambat pasti memberitahuku, tapi untuk hari ini tidak’ batinku kesal sambil melihat jam tangan kesayanganku.

“BBBRRRRRRRMMMMMM….” Ahirnya henry datang. (author : mian author gga tw gmna suara motor kalu dituliskan. Kkekeke~ *bow)

“ chagi, mianhae aku telat, aku tadi habis latihan band dengan teman-temanku untuk kompetisi lusa. Jeongmal mianhae chagi~ah…” kata henry sambil memegang tanganku.

‘tunggu.. lusaa? Bukankah lusa tanggal 11 Oktober???...... hhahahaha… XD’ batinku dan memalingkan wajah karena tertawa.

“chagi? Kenapa kau tidak menjawabnya? Apa kau tidak memaafkanku..? aku kan sudah memberi alasannya….” Ucapnya.

“ mwo? Apa itu bisa dijadikan alasan. Kau selalu saja ada beribu-ribu alasan dalam benakmu itu kalau kau terlambat. Lalu, mengapa kau tidak menelpon atau kirim massage  padaku. Kau berubah akhir-akhir ini henry-ah.. sudahlah. Kita tidak jadi jalan. Aku pulang. Annyeong” ucapku sambil berlalu darinya.

Hyun ae PoV end

Henry PoV

‘sepertinya hyun ae benar-benar marah padaku. Tapi, hari ini dia tidak seperti biasanya, kenapa dia marah sampai segitunya? Aku ka nada alas an yang real untuk hal ini. Yak, chagi~ah ayolah maafkan aku’ batinku dengan sad face.

Hyun ae pergi meninggalkanku. Aku harus mengejarnya. Aku tidak biasa marahan dengannya seperti ini.

“chagi~ah, jangan begini. Aku tidak bisa lama-lama marahan denganmu. Ayolah hyun ae~ah. Aku tidak menelponmu karena HPku lowbath. Ayolah chagi, maafkan aku…” ucapku sambil terus mengejarnya dengan motorku.

“sekarang terserah kau, aku tidak peduli lagi. Dan satu lagi JANGAN JEMPUT AKU LAGI BESOK. KARENA AKU TIDAK MAU MELIHATMU UNTUK BEBERAPA HARI INI…” ucap hyun ae sambil menaiki bis yang berhenti didepannya.

Aku tertegun mendengar ucapannya. Akhirnya aku putuskan untuk pulang. Dan kami tidak jadi ke lotte world hari ini.

Aku sampai dirumah. Aku langsung masuk kekamar kesayanganku itu. Aku mengantuk dan akhirnya aku tertidur.

Henry PoV end

#flashback OFF

Hyun ae senyum-senyum sendiri mengingat aktingnya semalam. Dia tidak percaya kalau dia bisa acting juga.

Tiba-tiba mobil siwon berhenti di suatu tempat. Tempat itu adalah sekolahnya hyun ae. Dan hyun ae tidak menyadari kalu dia sudah sampai disekolah.

“hyun ae~ah, kita sudah sampai, turunlah…” ucap oppanya dan ternyata dia tidak mendengarnya karena sibuk dengan lamunannya.

“HYUN AE~ah, ayo turun kau sudah sampai…” ucap siwon sedikit berteriak pada adiknya itu.

“eo? Kita sudah sampai oppa?? Baiklah aku turun..” ucap hyun ae.

Hyun ae pun turun dari mobil siwon.

“oppa, gomawo sudah mengantarku. Jashime oppa. Annyeonghi….” Ucap hyun ae sambil sedikit melambaikan tangannya.

Hyun ae pun masuk kedalam perkarangan sekolahnya. Tapi dia tiba-tiba berhenti saat melihat henry berdiri didepan pintu kelasnya. Sepertinya henry sudah menunggunya dari tadi.

‘kenapa henry tiba-tiba kekelasku? Apa dia mau bersilat lidah(?) lagi denganku? Baiklah, akan aku layani. Ini juga untuk mengasah aktingku. Hhahaha.. XD’ batinhyun ae sambil sedikit tersenyum.

“chagi, boleh kita bicara sebentar?” Tanya henry pada hyun ae.

“mwo? Apalagi yang mau kau jelaskan HENRY-SSI?? Aku tidak butuh penjelasanmu lagi. Sekarang kembalilah kekelasmu..” ucap hyun ae dan masuk kekelasnya.

Tapi sebelum masuk henry menahan hyun ae. Dia mengatakan beberapa hal pada hyun ae yang membuat hyun ae tertegun mendengarnya.

“baiklah hyn ae~ah, kalu memang itu yang kau mau, aku akan turuti. Tapi asal kau tau, aku akan melakukan berbagai cara sampai kau memaafkanku hyun ae~ah. Aku tidak sanggup begini lama-lama denganmu. Dan satu lagi. Jangan panggil aku dengan embel-embel ~ssi. Itu sangat tidak enak bagiku dan saranghae, jeongmal saranghae…” ucap henry lalu melepaskan tangan hyun ae dan menuju kekelasnya.

Hyun ae yang mendengar ucapan henry tadi jadi tidak konsen dalam pelajaran karena tidak sepatutnya dia marah dengan henry karena hal sepele tersebut. Untungnya hari ini pelajarannya tidak begitu berat.

*****

Akhirnya pelajaranpun usai. Hyun ae mengemaskan bukunya. Dan berjalan keluar kelas dengan gontai. eun hee yng melihat temannya itu langsung menghampiri  hyun ae.

“yak, hyun ae~ah, kenapa kau lesu sekali hari ini? Kau tidak seperti biasanya.. gwenchanayo??” Tanya eun hee yang membuat hyun ae terkejut.

“eo? Gwenchana. Eun hee~ah, aku sangat ingin makan es krim hari ini. Mawkah kau menemaniku??” Tanya hyun ae pada temannya.

“mmmm… baiklah, kajja.. aku juga ingin makan es krim gara cuaca hari ini…” ucap eun hee sambil menarik tangan hyun ae.

-=di ICE CREAM SHOP=-

Pesanan merekapun datang. Dan mereka langsung menyantapnya.

“mm.. hyun ae~ah.. mashitta??” Tanya eun hee.

“eo.. jengmal mashitta eun hee~ah…” ucap hyun ae dengan wajah berseri.

“yak hyun ae~ah, kenapa kau lesu sekali tadi?” Tanya eun hee.

“aniyo, aku hanya lagi lemas saja karena kepanasan. Kkekeke~~” jawab hyun ae.

Dan merekapun sibuk dengan ice cream masing-masing.

Hyun ae PoV

‘ besok adalah ulang tahun henry, apa yang harus aku lakukan yaah? Aku tidak ada ide untuk member surprise padanya. Tapi, aku sebenarnya tidak bisa diam-diaman begini dengan henry lama-lama. Chagi, bogoshippeo, jengmal bogoshippeo henry~ah.’ Batinku sambil terus memakan es krim strawberry kesukaanku ini.

Aku sibuk memikirkan ide untuk beso, dan ternyata aku tidak sadar kalau es krim ku sudah habis. Aku sebenarnya mau nambah, tapi aku lagi penghematan. Kkekekeke~

“eun hee~ah, sepertinya es krimku habis…. Bagaimana kalau kita pulang?” ucapku pada eun hee yang ternyata es krimnya juga sudah habis.

“mm.. ne, kajja kita pulang…” ucap eun hee.

Diluar merekapun berpisah karena rumah mereka tidak searah.

“annyeonghi eun hee~ah… jashime” ucap hyun ae.

“ mm.. ne~… neo do…” ucap eun hee sambil melambaikan tangannya.

Sedangkan ditempat lain henry sedang dimarahi oleh teman-temannya karena tidak konsen latihan.

“YAK HENRY apa yang kau pikirkan hhuuh? Sampai permainan kau kacau sekali henry~yaa. Kalau kau mau ceritakan lah pada kami….” Ucap salah satu teman henry dan diikuti anggukan dari yang lain.

“eo? Aniyo chingudeul. Aku lagi kurang enak badan saja. Ayo kita teruskan, besok kita kan sudah harus tampil…” ucap henry yang diikuti anggukan dari teman-temannya.

‘aku harus kerumah hyun ae malam ini… aku harus menyelesaikan semuanya… karena aku tidak mau seperti ini lagi…’ batin henry.

Lalu mereka memulai permainan mereka.

Hyun ae PoV

Aku sampai dirumah, dan aku tidak menemukan seorangpun. Tiba-tiba ponselku bergetar….

“DRRRT…DRRRRRT….”

From : siwon oppa

Hyun ae~ah, mianhae, oppa dan eonni tidak bisa pulang hari ini. Karena oppa ditugaskan keluar kota. Mungkin oppa besok pagi sampai lagi di rumah. Jaga dirimu. Kunci pintu dan jangan lupa berdo’a sebelum tidur. Arrasoh???

‘Haah, oppa memang kuat sekali dalam beragama dalam mengirim pesan tidak pulang saja banyak sekali ceramahnya. Cckckckc…
Jakkaman… tadi apa kata oppa…? Dia tidak pulang hari ini??? Sepertinya aku punya rencana…..’ batinku sambil jingkrak-jingkrak menuju kamar.


*****

Hari sudah malam, dan sebentar lagi tengah malam dan itu berarti ulang tahun henry. Haah aku harus mengirim sesuatu padanya.


To : my world

YAK HENRY. KALU KAU MAU AKU MAAFKAN, KAU HARUS DATANG MALAM INI TEPAT PUKUL 00.00 KST. JANGAN TERLALU CEPAT, DAN JANGAN TERLALU LAMBAT. ARRASOH? KALAU KAU TERLAMBAT, JANGAN SALAHKAN AKU APA YANG TERJADI BESOK….

Send massage………

Drrrttt…drrrttt…

From :my world

Ne chagi~ah, aku akan datang tepat waktu. SARANGHAE CHAGI JEONGMAL SARANGHAE.. :*

Pipiku memerah melihat pesan dari henry tadi. Huaaaaa henry kau membuatku semakin rindu padamu. Aku melihat jarum jam dikamarku. Sekarang menunjukkan pukul 19.00 KST. Sepertinya aku masih sempat memesan kue ulang tahun ditempat langgananku untuknya. Aku akan memesan lewat telpon saja.

“yeoboseyo ahjumma.. aku pesan kue ulang tahun satu yang bagus. Dan jangan lupa beri tulisan saengil chukkaeyo chagi… saranghae chagi~ah.. Nanti uangnya aku kasih. Oya, kira-kira jam berapa sampainya yaa ahjumma??” kataku.

“ne yeoboseyo hyun ae~ah mungkin 1 jam lagi kuenya sampai. Kami akan membuatkan yang paling bagus untukmu…” ucap bibi itu padaku.

“gomawo ahjumma, oya, jangan bilang pada siwon oppa yaah…” ucapku.

“ne~ hyun ae~ah.. siap laksanakan.. kkekekeke~” kata ahjumma sambil tertawa dibalik telpon.

“annyeonghi ahjumma.. senang bisa bekerjasama dengan ahjumma… kkekekeke~ ucapku lalu menutup telpon.

*****
-=pukul 21.00 KST=-
Aku sudah bersiap-siap dengan gaun berwarna pink kesayanganku. Rambutku yang panjang ini tidak aku ikat. Karena menurut henry aku lebih cantik kalu digerai.

“TING TONG… TING TONG…” sepertinya itu suara bel.

‘apa itu henry? Aku kan sudah bilang kalau tidak boleh terlalu cepat..’ batinkuku sambil terus menuruni anak tangga.

Akupun membuka pintu “ckkleek..”

“YAK sudah ku bilang……………..” aku tiba-tiba berhenti karena ternyata itu adalah pengantar kue yang aku pesan tadi.

“hhuaa, jeonsonghamnida ahjussi.. aku kira siapa tadi.. oya ini uangnya ahjussi.. sekali lagi jensonghamnida…” ucapku setelah menerima kue dan sambil menunduk 90’.

“ne hyun ae~ah, gwenchana… baiklah ahjussi pamit dulu karena masih ada yang harus diantar.. annyeonghi..” ucap ahjussi itu sambil berlalu dari hadapanku.

“ JASHIME AHJUSSI…” teriakku sambil melambaikan tanganku.

Akhirnya cakenya datang juga. Akupun melihatnya sekilas.

‘hhuaaa.. cantik sekali, gomawo ahjumma….’ Batinku sambil tersenyum.

-=pukul 00.00=-

Aku sudah mematikan semua lampu, rumahku gelap. Walaupun sedikit takut aku memberanikan diri.

‘ tunggu… sepertinya  itu suara motor henry…..’ batin ku.

Hyun ae PoV end

Sedangkan ditempat lain…

Henry PoV

Aku sedang bersiap-siap. Aku memakai pakaian casual saja. Aku melihat jam yang ada dikamarku. Sepertinya sudah jam 23.00 KST. Aku berangkat saja. Takut terlambat. Tapi, karena ingin meminta maaf aku ingin berencana memberikan hyun ae bunga mawar berwarna merah jambu sesuai warna kesukaannya.

Sepertinya eomma dan appa sudah tidur. Baiklah eomma appa aku berangkat dulu. Do’akan anakmu ini dalam mimpi (?). kkekekeke~~

Akupun menaiki motor kesayanganku.

“BRRRRRRRRMMM….” Motorkupun melaju.

Aku berhenti di toko blossom shop. Toko ini buka 24 jam. Jadi aku suka berlangganan disini.

Akupun membeli bunga mawar daengan warna kesukaan hyun ae itu. Aku lihat sekarang pukul 23.30 KST. Jadi aku putuskan langsung kerumah hyun ae.

*****
-=pukul 00.00 KST=-

Tepat pukul 00.00 KST aku sampai dirumah hyun ae.

Jakkaman, kenapa rumahnya gelap sekali. Aku memutuskan melihat jendela atas, tepatnya jendela kamar hyun ae. Sepertinya dia belum tidur. Aku memutuskan memencet bel.

“TIING.. TOONG… TIING.. TOONG..” sepertinya tidak ada jawaban.

Sekarang aku memengang gagang pintu. Aku coba memutarnya.

“ckleeek…”

‘mwo? Pintu hyun ae tidak dikuncinya..’ batinku.

Karena penasaran aku memutuskan untuk masuk dan…………………………….

Henry PoV end

Ketika henry masuk tiba-tiba ada seseorang yang berjalan kearahnya dengan cake yang ada lilin disekelilingnya. Dia adalah hyun ae. Diapun menyanyikan lagu saengil chukka untuk namjachingunya itu.

“SAENGIL CHUKKAEHAMNIDA… SAENGIL CHUKKAEHAMNIDA…. SARANGHAEYO URI HENRY.. SAENGIL CHUKKAEHAMNIDA…..” ucap hyun ae.

Henry yang mendengarnya terkejut dan menghampiri hyun ae.

“chagi.. gomawo semua surprisenya. Ini adalah hari yang paling bahagia bagiku. Semua orang didunia pasti iri denganku karena mempunyai yeojachingu sepertimu, mianhae hyun ae~ah atas kesalahanku kemarin. Aku tidak bermaksud tidak memberi kabar padamu, tapi ponselku lagi tidak bersahabat denganku. Jeongmal mianhae hyun ae~ah….” ucap henry sambil berlutut dan member bunga pada hyun ae.

“ne chagi cheonmaneyo. Dan tentang masalah itu gwenchana. Aku tau itu tidak perlu dipermasalahkan. Dan sebenarnya itu adalah salah satu rencanaku untuk mengerjaimu chagi….” Ucap hyun ae yang membuat henry terkejut.

“mwo? Jinja hyun ae~ah… Yak, ternyata pacarku ini pandai sekali dalam berakting.. hhahahaha…” ucap henry sambil sedikit menggelitik hyun ae.

“hhahahaa.. henry sudah hentikan, aku geli….” Ucap hyun ae.

Dan……………….

“HWAAAA….” Teriak hyun ae yang tiba-tiba terpeleset dan henry langsung menyambutnya.

Sekarang jarak mereka sangat dekat kalau diukur kira-kira 4cm. Henry tiba-tiba mendekatkan wajahnya pada hyun ae. Dan………

“ saranghaeyo… jeongmal saranghae chagi….” Ucap henry

“nado saranghae chagi” balas hyun ae.

CHU~

END